Aceh Tenggara — wartagayo.com
Aliansi Pemuda Peduli Bencana Aceh Tenggara menggelar kegiatan bakti sosial berupa gotong royong pembersihan permukiman warga terdampak bencana di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (27/12).
Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan berbagai organisasi kepemudaan, di antaranya Karang Taruna, KNPI, UGL, MAPALA, LSM LIRA Indonesia, LSM KOREK, serta Barisan Sepuluh Pemuda. Selain itu, pemuda dan pemudi dari Desa Lawe Kihing, Desa Bambel Gabungan, dan Desa Tanjung turut berpartisipasi aktif.
Penggagas kegiatan, Feri, mengatakan bakti sosial tersebut bertujuan membantu meringankan beban masyarakat dengan membersihkan permukiman yang masih dipenuhi material pascabencana.
“Kita hadir bergotong royong untuk membantu warga membersihkan pemukiman yang masih banyak tumpukan material,” ujar Feri di sela kegiatan.
Sebanyak delapan desa di Kecamatan Ketambe menjadi sasaran kegiatan berdasarkan informasi dari camat setempat, yakni Desa Rumah Bundar, Desa Simpur Jaya, Desa Lauser, Desa Jambur Lak-lak, Desa Jati Sara, Desa Bukit Baru, Desa Lawe Aunan, dan Desa Penungkunen.
Awalnya, panitia merencanakan penurunan 200 relawan. Namun, tingginya antusiasme pemuda desa membuat jumlah relawan bertambah menjadi 300 orang. Kegiatan dibagi dalam dua hari, yakni Sabtu dan Minggu.
Pada hari Sabtu, sekitar 150 relawan dari Karang Taruna, KNPI, LSM LIRA Indonesia, LSM KOREK, dan Barisan Sepuluh Pemuda membersihkan empat desa, yaitu Desa Rumah Bundar, Desa Simpur Jaya, Desa Lauser, dan Desa Jambur Lak-lak.
Sementara pada hari Minggu, 150 relawan lainnya yang terdiri dari mahasiswa UGL, MAPALA UGL, serta pemuda-pemudi desa akan membersihkan Desa Jati Sara, Desa Bukit Baru, Desa Lawe Aunan, dan Desa Penungkunen.
Feri menegaskan, kehadiran Aliansi Pemuda Peduli Bencana Aceh Tenggara merupakan wujud nyata komitmen organisasi kepemudaan dalam menjalankan peran sosial dan kemanusiaan.
“Kami tidak hanya hadir dalam kegiatan keagamaan atau seremonial, tetapi siap terjun langsung membantu masyarakat dalam kondisi apa pun, termasuk bencana alam,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan di wilayah Bumi Sepakat Segenep, Aceh Tenggara.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung kegiatan, serta kepada Pemerintah Daerah Aceh Tenggara yang telah memfasilitasi armada dump truck dan peralatan kerja seperti cangkul, sekop, dan beko sorong melalui BPBD dan Dinas DLHK.
Selain gotong royong, Aliansi Pemuda Peduli Bencana Aceh Tenggara juga telah menyalurkan tujuh tandon air bersih berkapasitas 1.100 liter pada Rabu lalu. Bantuan tersebut berasal dari donasi Ibu Darwati A. Gani (Anggota DPD RI) sebanyak empat unit, satu unit dari UGL Kutacane, satu unit dari SPBU CV Eka Jaya Lawe Kihing, serta satu unit dari donatur lainnya.
“Semoga kehadiran bakti sosial ini disambut positif oleh masyarakat terdampak dan menjadi ladang amal bagi kita semua,” pungkas Feri selaku penanggung jawab kegiatan. (WI)


