Polres Aceh Tengah Pastikan Standar Keamanan dan Mutu Layanan, Sidokkes Cek SPPG Kemala Bhayangkari

Aceh Tengah — wartagayo.com

Polres Aceh Tengah melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melakukan pemeriksaan keamanan pangan (food security) terhadap makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Aceh Tengah di Desa Dedalu, Kecamatan Lut Tawar, Selasa (14/4/2026) pukul 06.30 WIB.

Pemeriksaan dipimpin Kasi Sidokkes Polres Aceh Tengah, IPDA Johariadi, S.Kep., bersama personel sebagai Tim Pengendali Mutu. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan menyeluruh guna memastikan kualitas dan keamanan makanan sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Kapolda Aceh Nomor: B/2825/X/WAS.1/2025/ITWASDA tanggal 2 Oktober 2025 terkait penggunaan wadah makanan (ompreng) sesuai standar Program MBG serta pembentukan Tim Pengendali Mutu.

Baca Juga Artikel Berita nya  Ciptakan Rasa Aman Di Hari Libur, Polisi Di Kota Takengon Intensifkan Patroli di Tempat Wisata

Dalam peninjauan, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh tahapan operasional dapur, mulai dari penerimaan dan penyimpanan bahan baku, proses pengolahan, standar higienitas personel dan peralatan, penggunaan ompreng sesuai spesifikasi, hingga mekanisme distribusi.

Selain itu, tim juga memastikan penerapan prinsip keamanan pangan sebelum makanan disalurkan. Pengawasan meliputi kontrol suhu, waktu penyajian, serta kebersihan lingkungan dapur sebagai langkah mitigasi risiko, termasuk mencegah potensi keracunan makanan.

Baca Juga Artikel Berita nya  Sambut Hari Jadi Bhayangkara ke 78, Polres Aceh Tengah Berikan Bantuan Sosial Sembako Pada Warga Yang Membutuhkan

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari sistem pengendalian mutu yang bersifat preventif dan berkelanjutan.

“Pengawasan ini untuk memastikan seluruh tahapan pelayanan dapur MBG berjalan sesuai standar operasional. Keamanan pangan menjadi prioritas utama agar program ini benar-benar aman dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengendalian mutu tidak bersifat seremonial, melainkan harus dilaksanakan secara konsisten dan profesional.

“Tim pengendali mutu harus aktif melakukan pengawasan dan evaluasi. Jika terjadi insiden seperti keracunan, itu menjadi indikator sistem belum berjalan optimal. Karena itu, pengawasan harus disiplin dan profesional,” katanya.

Baca Juga Artikel Berita nya  Penanaman Jagung Serentak, Kapolres Aceh Tengah Hadiri Kegiatan di Pondok Pesantren Al’Hasaniah Al’Aziziyah

Tim Pengendali Mutu Polres Aceh Tengah memiliki peran melakukan audit kesiapan operasional dapur, pengawasan mitigasi risiko keracunan, memastikan transparansi dan akuntabilitas program, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam pelaksanaan MBG.

Melalui pengawasan yang sistematis dan berkelanjutan, Polres Aceh Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah.