Cegah Karhutla, Polres Aceh Tengah Gencarkan Patroli dan Edukasi Warga

Aceh Tengah —wartagayo.com

Kepolisian Resor Aceh Tengah, Polda Aceh, terus menggencarkan patroli sekaligus sosialisasi kepada masyarakat guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat, seiring meningkatnya potensi kebakaran pada musim kemarau, Minggu (26/4/2026).

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin oleh jajaran Polres hingga Polsek dan Subsektor sebagai langkah preventif menghadapi kondisi cuaca kering yang rawan memicu karhutla.

Baca Juga Artikel Berita nya  Polantas Aceh Tengah Lagi Amankan 3 Sepmor Motor Knalpot Tidak Standar Dalam Patroli Antisipasi Balap Liar

“Patroli dan sosialisasi ini dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya pencegahan dini, mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau dengan tingkat kerawanan yang cukup tinggi,” ujar Taufiq.

Dalam kegiatan itu, personel kepolisian menyasar masyarakat, khususnya petani dan pekebun, dengan memberikan imbauan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diedukasi untuk menerapkan metode pembukaan lahan yang ramah lingkungan dan aman.

Baca Juga Artikel Berita nya  Donasi Rumah Terbakar Kampung Simpang Tiga Uning Kecamatan Linge.

Selain pendekatan persuasif, petugas turut menyampaikan konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Hal tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan, serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Menurut Taufiq, upaya pencegahan karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga Artikel Berita nya  Kapolres, Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbiran Di Aceh Tengah

“Melalui patroli dan sosialisasi yang terus digencarkan, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi karhutla dapat dicegah sejak dini,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah terjadinya bencana asap di wilayah Aceh Tengah.