Polres Aceh Tengah Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga yang Membutuhkan di Kecamatan Bies

Aceh Tengah –wartagayo.com

Polres Aceh Tengah memulai pembangunan rumah layak huni bagi seorang warga yang membutuhkan di Kampung Pucuk Deku, Kecamatan Bies, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (30/7/2026). Program tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Penerima bantuan rumah layak huni itu adalah Nur Cahaya (33), seorang petani yang tinggal di Kampung Pucuk Deku. Bantuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi penerima beserta keluarganya.

Baca Juga Artikel Berita nya  20 Warga Tanjung Kampung Ujung Kecamatan Rusip Antara Sumringah Terima Paket Sembako Jumat Barokah Polres Aceh Tengah

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Kabag SDM Polres Aceh Tengah Kompol Ahmad Yani, S.H., mewakili Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. Kegiatan itu turut dihadiri Kapolsek Pegasing, personel Polres Aceh Tengah dan Polsek Pegasing, aparatur kampung, tokoh masyarakat, serta keluarga penerima bantuan.

Baca Juga Artikel Berita nya  Polisi Kota Takengon Antisipasi Guantibmas Patroli Dialogis Di Tempat Wisata

Dalam sambutannya, Kompol Ahmad Yani mengatakan pembangunan rumah layak huni merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Menurutnya, tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi penyemangat untuk terus memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong,” ujarnya.

Baca Juga Artikel Berita nya  Kunker di Polres Aceh Tengah, Kapolda Beri Pesan Mendalam: Jangan Pernah Lelah Berbuat Baik Meski Kritik Datang

Usai peletakan batu pertama, rombongan meninjau lokasi pembangunan dan berdialog dengan keluarga penerima bantuan serta warga sekitar.

Melalui program ini, Polres Aceh Tengah berharap kehadiran Polri semakin dirasakan masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan, tetapi juga sebagai mitra yang hadir memberikan solusi dan membantu warga yang membutuhkan.