Blog  

Perkuat Peran Penggerak HAM Di Desa Lot Kala, Kanwil Kemenham Dorong Pelayanan Desa Yang Lebih Responsif

TAKENGON – Desa Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah terpilih menjadi salah satu Desa Sadar HAM.  Sosialisasi program nasional ini digelar di Kantor Desa Lot Kala pada Senin (31/8/2026).​Koordinator Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kanwil Kemenham Aceh, Rosniar, S.H., menyebut Lot Kala merupakan satu dari 10 desa di Aceh dari total 200 desa secara nasional—yang terpilih dalam program ini. Program bertujuan memperkuat pemahaman hak dasar warga dan mendorong pelayanan desa yang lebih responsif.

Baca Juga Artikel Berita nya  NasDem Aceh Salurkan Hewan Kurban di Aceh Tengah, Bukti Kepedulian Nyata di Tengah Kondisi Sulit

​Penggerak HAM, Famila Lusia, S.Sos., menilai Lot Kala memiliki potensi sosial kuat berkat kelembagaan adat yang kokoh, budaya gotong royong, dan keaktifan warga dalam Musyawarah Desa.

Baca Juga Artikel Berita nya  TSR Coffee Roastery Perkuat Kepercayaan Terhadap Kopi Gayo di KKSU Sumatra Coffee Journey 2026

​Terkait kekhawatiran warga mengenai isu benturan adat dan HAM, tim Penggerak HAM akan melakukan pemetaan masalah terlebih dahulu untuk menyelaraskannya dengan kearifan lokal dan regulasi seperti Qanun Aceh. Kapolsek Kebayakan juga mengingatkan warga agar prinsip HAM tidak disalahgunakan untuk tindakan melanggar hukum.

Baca Juga Artikel Berita nya  TASAK MATAH

​Guna mendukung pemenuhan hak warga, mekanisme pengaduan telah disediakan melalui Penggerak HAM, Kantor Desa, hingga kontak WhatsApp resmi yang terhubung hingga ke Kanwil Kemenham Aceh