Takengon- wartagayo.com
14 Oktober 2025, Menanggapi isu yang beredar beberapa waktu lalu terkait permintaan penutupan sementara pabrik yang bergerak usaha getah pinus PT. Jaya mitra internusa (PT.JMI) di kampung kute baru kecamatan linge Aceh Tengah, mendapat tanggapan serius berbagai pihak khusus nya warga kecamatan linge.
Ismanadi tokoh pemuda linge menyayangkan sikap beberapa pihak yang tidak berdomisili di kecamatan linge meminta menutup pabrik PT. JMI dengan alasan yang tidak mendasar dan tidak mengetahui persoalan yang di alami masyarakat setempat.
Menanggapi terkait surat gubernur Aceh tertanggal 25 april 2025 yang di tujukan kepada kementerian KLHK RI perihal penyampaian hasil verifikasi lapangan pabrik pengolahan getah pinus yang berada di Aceh Tengah dan gayo lues.
Untuk perusahaan PT. JMI ada catatan yang menjadi evaluasi di bidang perizinan lingkungan hidup dan kehutanan kemudian dokumen ini sudah dilengkapi oleh perusahaan dan sudah jelas disampaikan secara terbuka pada saat audiensi di DPRK Aceh Tengah beberapa waktu lalu, sebut Ismanadi.
Seniman linge Ismanadi menambahkan dalam pemberitaan tersebut juga menyebutkan kehadiran pabrik PT. JMI hanya menjadi ladang korupsi bagi pemda, ini akibat lemah nya pengawasan dan perlu di perketat agar tidak terulang lagi ke depannya.
Kita ketahui PT. JMI memberikan dampak positif bagi PAD Aceh tengah dan hampir 80 persen warga menggantungkan usaha menyadadap getah pinus, kalau ini ditutup tentu merugikan masyarakat karena tidak ada lagi yang membeli dan menampung getah kami.
Warga berharap pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait dapat memberikan dukungan dan pembinaan agar PT. JMI dapat terus beroperasi secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, tutup Ismanadi.


