Diduga Terjadi Manipulasi Data Pembangunan Menasah di Kampung Ie Reulop, Masyarakat Pertanyakan Transparansi Anggaran

Aceh TengahWartaGayo.com – Dugaan manipulasi data dalam laporan administrasi pembangunan fasilitas keagamaan di Kampung Ie Reulop, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, mencuat ke publik. Informasi ini disampaikan oleh salah satu sumber media yang enggan disebutkan namanya, Rabu (29/10/2025).

Menurut sumber tersebut, proyek yang sejatinya merupakan pembangunan Menasah (surau) justru tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai pembangunan Tempat Pengajian Anak (TPA).

“Yang dibangun itu Menasah, tapi di RAB tertulis TPA. Apakah hal seperti itu dibenarkan?” ujar sumber tersebut kepada media ini.

Baca Juga Artikel Berita nya  Kapolres Aceh Tengah Buka Lat Pra Ops Mantap Praja Seulawah 2024 dalam Rangka Pengamanan Pilkada

Diketahui, proyek pembangunan tersebut menelan anggaran senilai Rp 238.731.000 (dua ratus tiga puluh delapan juta tujuh ratus tiga puluh satu ribu rupiah). Namun, sejumlah warga menilai penggunaan material bangunan, khususnya bahan kayu, tidak sesuai standar dan terkesan kurang layak.

Selain itu, warga juga mempertanyakan pembangunan gedung serbaguna di kampung tersebut yang dianggap tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Baca Juga Artikel Berita nya  Safari Subuh Di Masjid Ruhama, Kapolres Aceh Tengah : Ajak Selalu Bersyukur Dan Dukung TNI-POLRI Jaga Kamtibmas

“Kami masyarakat bingung karena kurangnya keterbukaan dari pihak kepala kampung terkait penggunaan anggaran,” ujar warga lainnya.

Tidak hanya itu, sejumlah kader Posbindu di kampung tersebut turut menyampaikan keluhan terkait insentif atau gaji yang belum pernah mereka terima, padahal pos anggaran tersebut tercantum dalam RAB desa.

Saat dikonfirmasi oleh tim media, Sekretaris Desa (Sekdes) Kampung Ie Reulop membenarkan bahwa pembangunan tersebut memang tercatat dalam administrasi sebagai TPA.

Baca Juga Artikel Berita nya  Bekali Peserta Studi ke Luar Negeri dan Berkarier Global, EDSA IAIN Takengon Gelar "English Proficiency Test Seminar"

“Hal itu dilakukan untuk memudahkan administrasi, jadi dalam RAB dan data tercatat sebagai bangunan Sanggar Pelajar atau Gedung TPA,” jelasnya.

Terkait persoalan lainnya, Sekdes menyarankan agar media mengonfirmasi langsung kepada Kepala Kampung Ie Reulop. Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum berhasil ditemui di tempat. ( Tim )