Hari Bersejarah, Dandim Aceh 0106 Tengah Terima Gelar Warga Kehormatan Gayo dan Tahta Adat Linge

Takengon- wartagayo.com

Komandan Kodim 0106 Aceh Tengah, Letkol Inf Raden Herman Sasmita, dianugerahi sebagai warga Gayo sekaligus menerima tahta kehormatan dari Reje Linge ke-21, YM Juhursyah. Pemberian gelar ini dilaksanakan dalam prosesi adat di Kampung Kute Keramil, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, Senin, 3 November 2025.

Prosesi penobatan berlangsung khidmat dengan nuansa adat Gayo yang kental, diawali dengan penyematan kerawang Gayo serta pengalungan selendang adat sebagai simbol diterimanya Letkol Inf Raden Herman Sasmita dalam keluarga besar masyarakat Gayo. Penganugerahan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus penghargaan masyarakat adat Linge atas dedikasi, kedekatan, dan kepedulian Dandim terhadap masyarakat setempat.

Baca Juga Artikel Berita nya  Relawan Prabowo Gibran Dari Gayo Apresiasi Putusan Makamah Konstitusi (MK)

Upacara yang dihadiri tokoh adat, ulama, dan perwakilan pemerintah daerah tersebut berlangsung khidmat dengan ritual tepung tawar, pemberian plakat yang berisi pesan bahwa Dandim Raden Herman Sasmita sebagai orang Gayo melalui prosesi adat, dan doa ulama.

Baca Juga Artikel Berita nya  Cipkon Jelang Pilkada Serentak, Polres Aceh Tengah Gelar Razia Terpadu

Reje Linge ke-21, YM Juhursyah, menegaskan penganugerahan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap dedikasi Letkol Herman dalam menjaga keamanan dan membangun harmoni di Tanoh Gayo.

Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Inf Raden Herman Sasmita menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Gayo khususnya desa kute Keramil kecamatan Linge .

Baca Juga Artikel Berita nya  Safari Subuh Bersama Rektor IAIN, Kapolres Aceh Tengah : Ajak Jaga Silaturahmi Dan Sukseskan Pilkada Damai

“Ini merupakan penghargaan tertinggi bagi saya. Kebanggaan ini juga menjadi hadiah sebagai orang Gayo akan menjaga marwah adat dan mendukung pelestarian budaya Gayo,” ujarnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh unsur Forkopimcam, para tokoh adat, tokoh masyarakat, perangkat kampung, serta tokoh pemuda. Prosesi ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sebagai simbol pengukuhan persaudaraan.