Tim Pengendali Mutu Polres Aceh Tengah Kembali Cek Dapur MBG YKB, Pastikan Standar Keamanan dan Pelayanan Mutu

Aceh Tengah –wartagayo.com

Tim Pengendali Mutu Polres Aceh Tengah kembali melakukan peninjauan dan pengecekan kesiapan operasional di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Polres Aceh Tengah, yang berlokasi di Desa Dedalu, Kecamatan Lut Tawar, Kamis (26/2/2026) sekira pukul 09.30 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Aceh Tengah, Kompol Samsir, S.H., selaku Ketua Tim Pengendali Mutu bersama sejumlah pejabat utama Polres dan unsur tim pengendali mutu lainnya.

Pengawasan ini merupakan tindak lanjut Surat Kapolda Aceh Nomor: B/2825/X/WAS.1/2025/ITWASDA tanggal 2 Oktober 2025 tentang penggunaan wadah makanan (ompreng) sesuai standar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penunjukan Tim Pengendali Mutu.

Dalam peninjauan tersebut, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh alur pelayanan dapur MBG, mulai dari penerimaan dan penyimpanan bahan baku, proses pengolahan makanan, standar higienitas personel dan peralatan, penggunaan ompreng sesuai spesifikasi, hingga sistem distribusi kepada para penerima manfaat.

Baca Juga Artikel Berita nya  Polres Aceh Tengah Terjunkan Puluhan Personel Amankan Sholat Idul Adha 1445 H Di Kabupaten Setempat

Tim juga memastikan penerapan prinsip food security sebelum makanan didistribusikan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi risiko, termasuk mencegah potensi keracunan makanan melalui pengawasan suhu, waktu penyajian, serta kebersihan lingkungan dapur.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Kompol Samsir, S.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari sistem pengendalian mutu yang bersifat preventif dan berkelanjutan.

“Pengawasan ini untuk memastikan seluruh tahapan pelayanan dapur MBG berjalan sesuai standar operasional. Keamanan pangan menjadi prioritas utama agar program ini benar-benar aman dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengendalian mutu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sistem pengawasan yang harus berjalan konsisten dan profesional.

“Kapolres menekankan agar tim pengendali mutu aktif melakukan pengawasan dan evaluasi. Apabila terjadi insiden seperti keracunan, maka itu menjadi indikator bahwa sistem tidak berjalan optimal. Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara disiplin dan profesional,” tambahnya.

Baca Juga Artikel Berita nya  Antisipasi Kenakalan Remaja Dan Aksi Balap Liar Di Bulan Ramadhan, Polsek Pegasing Rutin Lakukan Patroli

Sementara itu, Kepala SPPG YKB Dedalu, Fachri Ardiansyah, S.I.Kom., menyatakan komitmennya dalam menjalankan seluruh prosedur operasional standar (SOP) sesuai ketentuan program MBG.

“Kami memastikan seluruh proses, mulai dari pemilihan bahan baku, pencucian, pengolahan, pengemasan hingga distribusi, dilakukan sesuai standar keamanan pangan. Pengawasan dari Tim Pengendali Mutu menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan,” ujarnya.

Menurutnya, dapur SPPG YKB Dedalu juga melaksanakan pencatatan dan evaluasi harian sebagai bagian dari sistem pelayanan mutu, termasuk dokumentasi suhu penyimpanan serta kontrol kebersihan lingkungan.

Ahli Gizi dapur YKB, Tia Mailinda, MM., S.Gz., menjelaskan bahwa setiap menu yang disiapkan telah melalui perhitungan kebutuhan gizi sesuai standar MBG.

Baca Juga Artikel Berita nya  Dalam rangka memeriahkan HUT RI yg ke 79 Pemuda Kemukiman Gelung Perajah mengadakan berbagai macam perlombaan

“Komposisi makanan disusun berdasarkan kebutuhan kalori dan zat gizi penerima manfaat. Kami memperhatikan keseimbangan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral agar sesuai standar yang ditetapkan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pengawasan mutu tidak hanya berfokus pada rasa dan tampilan makanan, tetapi juga mencakup aspek keamanan, suhu penyimpanan, serta waktu distribusi agar makanan tetap layak konsumsi saat diterima.

Tim Pengendali Mutu Polres Aceh Tengah memiliki tugas melakukan audit kesiapan operasional dapur, pengawasan mitigasi risiko keracunan, memastikan transparansi dan akuntabilitas program, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam pelaksanaan MBG.

Melalui pengawasan yang sistematis dan berkelanjutan, Polres Aceh Tengah berkomitmen mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran demi meningkatkan kualitas gizi masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah.