Aceh Tengah — wartagayo.com
Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, terus berjalan secara bertahap. Hingga Sabtu, 1 Maret 2026, progres pembangunan Huntara yang berada di wilayah teritorial Koramil 05/Linge, Kodim 0106/Aceh Tengah telah mencapai total 529 unit yang tersebar di enam desa.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Kabupaten Aceh Tengah, khususnya di Kecamatan Linge yang terdampak cukup signifikan.
Hal tersebut disampaikan oleh Serka Azman, personel Koramil 05/Linge, saat menyampaikan perkembangan pelaksanaan pembangunan di lapangan. Ia menjelaskan bahwa proses pengerjaan Huntara dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur, baik dari TNI, pemerintah daerah, maupun masyarakat setempat.
“Pembangunan terus kami kebut agar masyarakat yang terdampak dapat segera menempati hunian sementara yang layak dan aman,” ujar Serka Azman.
Menurutnya, selain memastikan jumlah unit yang terbangun sesuai target, kualitas bangunan juga menjadi perhatian utama. Setiap unit Huntara dibangun dengan standar yang telah ditetapkan agar mampu memberikan kenyamanan bagi para penghuni selama masa transisi menuju hunian tetap.
Masyarakat setempat pun turut berpartisipasi dalam proses pembangunan, mulai dari tahap persiapan lahan hingga pengerjaan fisik bangunan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian seluruh unit Huntara sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah proses pemulihan.
Dengan capaian 529 unit yang telah terbangun, diharapkan kebutuhan tempat tinggal sementara bagi warga terdampak di wilayah Kecamatan Linge dapat segera terpenuhi, sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang dan aman.


