Polres Aceh Tengah Peringati Hari Buruh dengan Aksi Humanis “Jum’at Berbagi”

Takengon —wartagayo.com

Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Polres Aceh Tengah menggelar aksi bakti sosial bertajuk “Jum’at Berbagi” yang berlangsung di Jalan Lebe Kader, depan Mapolres Aceh Tengah, Jumat (1/5/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhammad Taufiq, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Intelkam Iptu Denny Dharmawan, serta dihadiri para pejabat utama (PJU) Polres bersama sejumlah elemen strategis masyarakat, mulai dari organisasi kepemudaan hingga perwakilan serikat pekerja.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), federasi serikat pekerja, KNPI, HMI, GMNI, hingga tokoh pemuda dan influencer daerah, yang bersama-sama menunjukkan semangat kolaborasi lintas elemen.

Baca Juga Artikel Berita nya  Upacara Kehormatan Dan Renungan Suci, Dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP)

Dalam pelaksanaannya, Polres Aceh Tengah menggandeng organisasi kepemudaan dan serikat pekerja untuk menyalurkan bantuan sosial kepada buruh harian lepas, pengemudi angkutan umum, petugas kebersihan, juru parkir, serta masyarakat pengguna jalan. Bantuan yang diberikan meliputi sarapan bersama, paket makanan, perlengkapan ibadah, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Tidak hanya terpusat di sekitar Mapolres, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyambangi pusat aktivitas buruh di kawasan gudang bongkar muat Kampung Kemili dan Paya Ilang. Di lokasi tersebut, bantuan diserahkan langsung kepada para buruh angkut sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung roda perekonomian daerah.

Baca Juga Artikel Berita nya  Patroli Sambang Libur Ahir Pekan, Polsek Pegasing Sampaikan Pesan Kamtibmas Kepada Pengunjung Dan Pengelola Wisata

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan buruh dan pemuda.

“Momentum May Day tidak selalu harus diwarnai aksi unjuk rasa. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami ingin menghadirkan suasana yang sejuk, penuh kebersamaan, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara aparat keamanan dengan elemen mahasiswa, pemuda, dan serikat pekerja menjadi faktor penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Baca Juga Artikel Berita nya  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah Optimalkan Lahan Kantor untuk Dukung Ketahanan Pangan dan Apotek Hidup

Kegiatan “Jum’at Berbagi” ini dinilai efektif sebagai langkah preventif dalam meredam potensi gangguan keamanan, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap Polri. Melalui interaksi langsung di lapangan, personel juga dapat menyerap aspirasi masyarakat secara lebih terbuka dan responsif.

Dengan pendekatan humanis yang terus digencarkan, Polres Aceh Tengah optimistis peringatan May Day di wilayahnya dapat berlangsung aman, damai, dan kondusif, serta semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.