Breaking News
Imem Mukim Gelung Perajah Kecamatan Linge Kirim Surat permohonan bantuan mobil ambulans Postu PantanNangka. SIMEHATE Patroli Gabungan Polres Aceh Tengah, TNI dan Satpol PP-WH Sasar Keramaian Malam di Takengon Kapolres Aceh Tengah Turun ke Huntara Bintang Pepara, Salurkan Bantuan dan Pastikan Warga Terdata Amankan Pasar Murah, Polsek Kute Panang Hadir Beri Rasa Aman bagi Masyarakat ACEH TENGAH – Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan Pasar Murah di Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah. Personel Polsek Kute Panang melakukan pengamanan untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan aman, tertib dan nyaman, Jumat (2/10/2026). Pasar Murah yang digelar Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Tengah tersebut berlangsung di halaman Kantor Camat Kute Panang, Kampung Ratawali, mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan merupakan bagian dari Operasi Pasar Reguler dan Pasar Khusus untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Sejumlah bahan pokok dijual dalam satu paket senilai Rp245.000. Paket tersebut terdiri atas beras premium 10 kilogram seharga Rp115.000, telur ayam satu papan Rp45.000, minyak goreng dua liter Rp41.000, gula pasir dua kilogram Rp34.000, serta tepung terigu satu kilogram Rp10.000. Kapolres Aceh Tengah AKBP Teguh Siswoyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kute Panang IPTU Kamaruddinsyah, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Polri hadir bukan hanya dalam situasi gangguan keamanan, tetapi juga dalam kegiatan masyarakat. Kami memastikan Pasar Murah berjalan aman dan tertib sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan nyaman,” katanya. Polres Aceh Tengah Melayani dengan HATI. Musara Ate, Sara Tuju untuk Masyarakat.

Kolaborasi Pertamina EP Rantau Field Dan Pemkab Aceh Tamiang Dalam Peringatan Hari Disabilitas Internasional

Aceh Tamiang – wartagayo.com : Pertamina EP (PEP) Rantau Field bersama Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tamiang memperingati Hari Disabilitas Internasional 2024 di Aula Kantor Bupati Aceh Tamiang, pada Kamis (5/12).

Tema peringatan yang diangkat yaitu “Memperkuat Kepemimpinan Penyandang Disabilitas untuk Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan”, acara ini dibuka dengan pembacaaan ayat-ayat suci Al-Quran yang dilatunkan dengan indah oleh seorang penyandang tunanetra.

Acara ini melibatkan 45 penyandang disabilitas yang mendapat edukasi tentang kesehatan mental melalui sesi talkshow. Selain itu, PEP Rantau Field juga memberikan sejumlah bantuan untuk meningkatkan kualitas hidup para penyandang disabilitas.

Head of Communication Relations & CID Zona 1, Budi Ariyanto, menegaskan komitmen sosial perusahaan berkelanjutan dalam mendukung penyandang disabilitas. “Peringatan ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, ramah, dan menghargai keberagaman,” ujar Budi.

Baca Juga Artikel Berita nya  Pj.Bupati Asra Mengantar Dan Melepas Keberangkatan JCH Sampai Di Depan Pintu Pesawat

Sejalan dengan tema Hari Disabilitas Internasional, PEP Rantau Field turut mendorong penguatan kepemimpinan penyandang disabilitas dengan terbentuknya Satuan Tugas Difabel Siaga Tanggap Bencana dan Berdaya (SATGAS DIGDAYA). Satgas ini bertujuan membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan menghadapi bencana dan melibatkan mereka dalam upaya penyelamatan. Selain itu, anggota Satgas Digdaya juga didorong untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang tanggap bencana kepada komunitas disabilitas lainnya. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang.

Pj Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra, mengapresiasi kolaborasi tersebut. “Kami sangat menyambut baik sinergi ini, PEP Rantau Field telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap penyandang disabilitas di Aceh Tamiang. Kegiatan ini membuktikan bahwa bersama-sama kita dapat menciptakan lingkungan yang inklusif dan berdaya bagi penyandang disabilitas,” ungkapnya. Saat ini kabupaten Aceh Tamiang memiliki populasi penyandang disabilitas yang signifikan, dengan sekitar 3.000 orang terdaftar di Yayasan Disabilitas Aceh Tamiang.

Baca Juga Artikel Berita nya  Pelantikan Pengurus Pramuka Guna Mengembangkan Serta Memajukan Pramuka Di Aceh Tamiang

Pada kesempatan ini juga PEP Rantau Field menyerahkan bantuan berupa alat bantu difabel kepada 45 penyandang disabilitas yang terdiri dari eks psikotik, siswa-siswi SLBN Pembina Aceh Tamiang, dan anggota Kelompok Satgas DIGDAYA. Alat bantu yang diberikan berupa 7 buah kursi roda, 11 pasang alat bantu dengar, 5 buah tongkat kaki empat, 5 buah white cane, 12 buah tongkat kruk, 5 paket alat tulis riglet dan stilus, 1 paket alat permainan edukatif (APE), serta 45 sembako. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan mobilitas, kemandirian, serta kualitas hidup para penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat lebih berdaya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Selain pemberian bantuan, para peserta juga mengikuti sesi pembekalan kesehatan mental yang dipandu oleh dr. Lia Imelda Siregar, M.Kes., dan dr. Siti Nurul Hidayati, Sp.KJ. Sesi ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri, memberikan motivasi, serta membantu peserta menghadapi tekanan psikologis dengan dukungan yang memadai dari lingkungan sekitarnya.

Baca Juga Artikel Berita nya  Gelar Kegiatan Training Of User Untuk Perwakilan Petani Dalam Wiyalah Aceh Tamiang

Analis Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Vallerina, mengharapkan program seperti ini dapat terus berlanjut. “Kami optimistis kolaborasi ini dapat diperluas melalui program-program lainnya. Bersama-sama, kita dapat mengurangi hambatan dan menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pj Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra, Kepala Dinas Sosial, Zulfiqar, SP, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Mustakim, Sp.DLP, Ketua Yayasan Disabilitas Aceh Tamiang, Tri Astuti, dan perwakilan DPRK. Dari pihak PEP Rantau Field, hadir Head of Comrel & CID PHR Zona 1 Budi Ariyanto beserta tim, serta Analis Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Vallerina. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(IS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *